AKLIMATISASI KULTUR JARINGAN PDF

Mar 23 2020
admin

KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN (Perbanyakan dan Aklimatisasi Anggrek Melalui Kultur Jaringan Skala Rumah Tangga serta Budidayanya). Pemanjangan tunas, Induksi, dan Perkembangan Akar Aklimatisasi Masalah ( Gangguan) pada kultur jaringan. Gangguan kultur jaringan dapat. Induksi perakaran dan aklimatisasi tanaman Artocarpus altilis secara in vitro dengan teknik kultur jaringan adalah pada tahapan aklimatisasi planlet.

Author: Dalabar Tudal
Country: Turks & Caicos Islands
Language: English (Spanish)
Genre: Environment
Published (Last): 17 December 2016
Pages: 353
PDF File Size: 2.47 Mb
ePub File Size: 16.94 Mb
ISBN: 727-9-13626-468-6
Downloads: 29771
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Dishakar

Aseptic means free from microorganisms, while accentic means free from unwanted microorganisms. The main principle of tissue culture techniques is to plant plants using vegetative parts of plants using artificial media which is done in a sterile place.

Engineered cells are developed through tissue culture to become a complete new plant. Tunas-tunas yang dihasilkan pada tahap multiplikasi di pindahkan ke media lain untuk pemanjangan tunas.

Menurut Suryowinotokultur jaringan dalam bahasa asing disebut sebagai tissue culture. This is an aseptic or accentic culture. Aklimatisasi adalah proses pengkondisian planlet atau tunas mikro jika pengakaran dilakukan secara ex-vitro di lingkungan baru yang aseptik di luar botol, dengan media tanah, atau pakis sehingga planlet dapat bertahan dan terus menjadi bibit yang siap ditanam di lapangan. Tunas tersebut dapat dipindahkan secara individu atau berkelompok.

Pemanjangan Tunas, Induksi, dan Perkembangan Akar Tujuan dari tahap ini adalah untuk membentuk akar dan pucuk tanaman yang cukup kuat untuk dapat bertahan hidup sampai saat dipindahkan dari lingkungan in-vitro ke lingkungan luar. Tujuan utama dari propagasi secara in-vitro tahap ini adalah pembuatan kultur dari eksplan yang bebas mikroorganisme serta inisiasi pertumbuhan baru Wetherell, Seperti halnya dalam kultur fase inisiasi, di dalam media harus terkandung mineral, gula, vitamin, dan hormon dengan perbandingan yang dibutuhkan secara tepat Wetherell, Inisiasi Kultur Tujuan utama dari propagasi secara in-vitro tahap ini adalah pembuatan kultur dari eksplan yang bebas mikroorganisme serta inisiasi pertumbuhan baru Wetherell, Dalam proses perbanyakan tanaman secara kultur jaringan, tahap aklimatisasi planlet merupakan salah satu tahap kritis yang sering menjadi kendala dalam produksi bibit secara masal.

Sterilization Sterilization is that all activities in tissue culture must be carried out in a sterile place, namely on laminar flow and using tools that are also sterail. Basic Principles of Tissue Culture Tissue culture is a method to isolate parts of plants such as protoplasm, a group of cells, tissues or organs and grow them in aseptic conditions so that these parts can multiply and regenerate into complete plants again.

  KEYENCE MD-V9900 PDF

Trending Trending Votes Age Reputation. Propagul Multiplication or Propagation This stage aims to multiply propagules or plant material that is propagated such as buds or embryos, and maintain them in certain circumstances so that at any time can be continued for the next stage.

Tulisan Teratas

Culture is cultivation and tissue is a group of cells that have the same shape and function. I am jaeingan robot. In this stage it is also expected that the explants that are cultured will initiate new growth, so that it will allow the selection of the most powerful plant parts to grow, for multiplication in the next stage of culture Wetherell, Multiplikasi atau Perbanyakan Propagul Tahap ini bertujuan untuk menggandakan propagul atau bahan tanaman yang diperbanyak seperti tunas atau embrio, serta memeliharanya dalam keadaan tertentu sehingga sewaktu-waktu bisa dilanjutkan untuk tahap berikutnya.

Pada tahap ini, wklimatisasi atau tunas mikro dipindahkan ke lingkungan di luar botol seperti rumah kacarumah plastik, atau screen house rumah kaca kedap serangga.

Kultur jaringan Tissue Culture merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif. Teori yang mendasari tehnik kultur jaringan adalah teori sel oleh Schawann dan Scheleiden yang menyatakan sifat totipotensi total genetic potential sel, yaitu bahwa setiap sel tanaman yang hidup dilengkapi dengan informasi genetik dan perangkat fisiologis yang lengkap untuk tumbuh dan berkembang menjadi tanaman utuh, jika kondisinya sesuai.

Sterilization is that all activities in tissue culture must be carried out in a sterile place, namely on laminar flow and using tools that are also sterail.

I just upvoted you! Pemanjangan tunas secara berkelompok lebih ekonomis daripada secara individu. Dalam tahap ini juga diharapkan bahwa akljmatisasi yang dikulturkan akan menginisiasi pertumbuhan baru, sehingga akan memungkinkan dilakukannya pemilihan bagian tanaman yang tumbuhnya paling kuat,untuk perbanyakan multiplikasi pada kultur tahap selanjutnya Wetherell, Pemanjangan tunas dan pengakarannya dapat dilakukan sekaligus atau secara bertahap, yaitu setelah dipanjangkan baru diakarkan.

Prinsip utama dari teknik kultur jaringan adalah perbayakan tanaman dengan menggunakan bagian vegetatif tanaman akpimatisasi media buatan yang dilakukan aklimatiswsi tempat steril.

This stage aims to multiply propagules or plant material that is propagated such as buds or embryos, and maintain them in certain circumstances so that at any time can be continued for the next stage. The theory underlying tissue culture techniques is the cell theory by Schawann and Scheleiden which states the total nature of total cell potential, namely that every living plant cell is equipped with complete genetic information and physiological devices to grow and develop into intact plantsif the conditions are appropriate.

  HS8108 DATASHEET PDF

Media untuk pemanjangan tunas mengandung sitokinin sangat rendah atau tanpa sitokinin.

Perkembangan Teknik Aklimatisasi Tanaman Kedelai Hasil Regenerasi Kultur In Vitro – CORE Reader

Setelah tumbuh cukup panjang, tunas tersebut dapat diakarkan. Tujuan dari tahap ini adalah untuk membentuk akar dan pucuk tanaman yang cukup kuat untuk dapat bertahan hidup sampai saat dipindahkan dari lingkungan in-vitro ke lingkungan luar. Pada tahap ini, perbanyakan dapat dilakukan dengan cara merangsang terjadinya pertumbuhan tunas cabang dan percabangan aksiler atau merangsang terbentuknya kulutr pucuk tanaman secara adventif, baik secara langsung maupun melalui induksi kalus terlebih dahulu.

Kultur jaringan merupakan suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tumbuhan seperti protoplasma, sekelompok sel, jaringan atau organ serta menumbuhkannya dalam kondisi aseptik sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman lengkap kembali.

Aseptik berarti bebas dari mikroorganisme, sedangkan aksenik berarti bebas dari mikroorganisme yang tidak diinginkan. Authors get paid when people like you upvote their post.

Kultur Jaringan by surya n a on Prezi

Tissue culture is a method to isolate parts of plants such as protoplasm, a group of cells, tissues or organs and grow them in aseptic conditions so that these parts can multiply and regenerate into complete plants again.

Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman dengan cara mengisolasi bagian tanaman seperti daun, mata tunas, serta menumbuhkan bagian-bagian tersebut dalam media buatan secara aseptik yang kaya nutrisi dan zat pengatur tumbuh dalam kalimatisasi tertutup yang tembus cahaya sehingga bagian tanaman dapat memperbanyak diri dan bergenerasi menjadi tanaman lengkap. Tissue culture is a plant propagation technique by isolating plant parts such as leaves, buds, and growing these parts in aseptic artificial media that is rich in nutrients and growth regulators in a closed container that is translucent so that parts of the plant can multiply and regenerate into complete plants.

Proses ini disebut aklimatisasi.